Pemkot Ternate Siapkan Skema atasi Defisit, Salah Satunya Jual Aset

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate M.Taufik Jauhar mengatakan, Pemkot mengalami defisit pada APBD tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Katanya, pada saat Pemkot melakukan refokusing anggaran diperkirakan akan terjadi defisit sekitar Rp 40 miliar, namun ternyata hanya terjadi dikisaran Rp 36 miliar.

” Untuk angka pastinya kiita lagi menunggu Nota Kesepakatan KUA-PPAS anggaran perubahan 2020 dengan DPRD,”ujar Taufik.

Ia menjelaskan, penyebab defisit itu karena rencana belanja kita lebih besar dari pendapatan sehingga terjadi defisit sangat luar biasa,” bebernya.

Langkah untuk mengatasi hal tersebut menurut M. Taufik ada tiga alternatif yakni pertama, efesiensi anggaran, menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melebihi target yang sudah ditetapkan, dan menjual atau melelang sebagian aset daerah.” Tinggal pilih saja,”ujar Taufik.

Alternatif lain yang dapat dilakukan untuk menutupi defisit tersebut, kata Taufik, melalui pinjaman.

“Kalau tiga alternatif itu tidak bisa dilakukan ya, Pemkot harus melakukan pinjaman daerah. Tetapi untuk Pemkot sudah sepakat dengan DPRD untuk tidak lagi melakukan pinjaman daerah tahun ini,”imbuhnya.

“Jadi hanya tiga alternatif yang saya kemukakan tadi itu bisa kita lakukan agar keluar dari masalah keuangan kita,”pungkas Taufik. (Sam-1)

Pos terkait