Wakil Bupati: “Slamat Segera Angkat Kaki dari Halsel”

  • Whatsapp

Halsel, Haliyora.com

Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) angkat bicara soal polemik SK pemberhentian Slamat, AK, sebagai Kepala Inspektorat Halsel untuk dikembali ke tempat tugas asalnya, yakni di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat.

Bacaan Lainnya

Bupati Halsel Bahrain Kasuba saat diwawancarai Haliyora.com usai menghadiri ramah-tamah dengan Kapolda Malut di Canga Matau Lokasi Taman Saruma, Senin (21/9) malam, mengatakan bahwa pihaknya akan segera membuat SK pemberhentian Slamat,Ak agar dia bisa kembali ke tempat tugas asalnya. “Kita akan proses (SK),” ucapnya singkat.

Sementara itu, Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim menjelaskan bahwa Slamat harusnya sudah bisa kembali ke tempat tugas asalnya untuk melapor, setelah adanya surat penarikkan dari BPKP Pusat pada 7 September kemarin. Untuk SK Pemberhentiannya dari Bupati bisa dibuat menyusul sehingga hal itu tidak perlu dipermasalahkan lagi.

“Kalau dia seorang birokrasi tulen dia tidak harus bersikap seperti itu, ya kalau sudah dikembalikan ya dia harus pergi untuk bertugas di tempat tugasnya di BPKP. Bukan dengaan alasan menunggu SK pemberhentian, karena itu bisa dibuat menyusul, hal biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan,”cecar Iswan.

Iswan menegaskan agar Slamat segera angkat kaki dari Negeri Saruma, karena sudah dikembalikan ke BPKP. Tidak perlu lagi beralasan Menunggu SK.

“Bilang ke dia (Slamat) bahwa saya yang bilang agar dia segera angkat kaki dari Halsel,” tegas Iswan dengan nada tinggi.

Sebelumnya Slamat,Ak mengaku dirinya belum bisa meninggalkan Halsel karena belum ada SK pemberhentiannya sebagai Kepala Inspektorat Halsel. Meskipun dia juga membenarkan adanya surat dari BPKP agar dia segera kembali bertugas di BPKP.

Menurut Slamat, dirinya diangkat sebagai kepala Inspektorat Halsel melalui SK Bupati, jadi harus diberhentikan juga dengan SK Bupati.

“kalau soal Surat penarikan dari BPKP itu surat untuk dia (Bupati), sementara saya kan diangkat oleh dia (Bupati) jadi harus diberhentikan juga dengan SK dari dia juga, gimana sih,” jelasnya.

Dia berharap Bupati bisa menghargai dia yang sudah beberapa tahun mengabdi sebagai kepala Inspektorat Halsel. Olehnya itu, segera keluarkan SK pemberhentiannya agar dia bisa kembali ke Instansi awalnya yakni BPKP RI.

“Bupati buatlah SK pemberhentian saya, dan sekalian berikan hak-hak saya biar saya bisa bisa pulang. Orang Medan bilang, Datang Nampak Muka Pulang Nampak Punggung yang artinya kita dihargailah, itu saja,” tutup Slamat. (Red-2)

Pos terkait