Halsel, Haliyora.com
Akhirnya pertahanan Gerindra di kubu bapaslon incumbent Halsel Bahrain Kasuba-Muchlis Sangaji bobol juga, lantaran hingga jelang penutupan pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah pada pukul 24.00 Minggu (06/09/2020) BK-Muchlis hampir dipastikan tidak mendaftarkan diri ke KPU.
Awalnya, partai berlambang Garuda merah itu berkoalisi dengan PKPI dan Berkarya mengusung BK-Muchlis, namun belakangan Berkarya dan PKPI membelot ke Bapaslon Usman-Basam.
Ditinggalkan teman koalisi, Gerindra tetap bertahan di sisi Petahana. Dengan modal tiga kursi parlemen Halsel, partai besutan Prabowo Subianto itu berharap BK-Muchlis dapat maraih kembali simpati Berkarya dan PKPI.
Namun upaya ponakan Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba (AGK) itu tak membawa hasil. PKPI dan Berkarya sudah bergabung dengan koalisi besar Usman-Bassam.
Karena tidak memenuhi persyaratan 20 persen jumlah kursi parlemen atau enam kursi, sehingga BK-Muchlis tak dapat mendaftar sebagai pasangan bakal calon Bupati/wakil bupati Halsel 2020-2025 pada pilkada 9 Desember 2020.
Kegagalan BK-Muchlis medaftar di KPU tidak membuat Gerindra lantas mengalihkan dukungan ke Bapaslon lain. Bahkan Gerindra mengambil sikap tidak ke mana-mana, bukan juga ke siapa-siapa.
Hal itu disampaikan Ketua DPD Gerindra Malut, Sahril Tahir, saat dikonfirmasi Haliyora.com via telpon, Minggu (06/09/2020) malam.
“Tadi kita sudah konsultasikan ke DPP terkait posisi Gerindra di pilkada Halsel, dan keputusannya, jika BK-Muchlis tidak memenuhi syarat pencalonan pada pilkada 2020 di Halsel, maka Gerindra tidak pada posisi mengusung paslon. Jadi Gerindra tidak ke mana-mana dan ke siapa-siapa, kecuali bersama BK-Muchlis,” tandas Sahril mengakhiri. (Red_1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!