Buat Kerumunan, Daud Sebut Aktifitas Bupati Bahrain Langgar Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

Halsel, Haliyora.com

Bahrain Kasuba yang juga Ketua Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), terlihat dengan sengaja memberikan contoh kurang baik dalam masa penanganan Pandemi Corona bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal ini terlihat ketika Bahrain Kasuba yang juga Bupati Halsel, bersama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Nurlela Muhammad beserta rombongan, Rabu (22/7) sore, mengajak ratusan masyarakat berkerumunan di Pelabuhan Desa Kupal Kecamatan Bacan.

Aktifitas berkumpul oleh Bahrain sebagai Ketua Gugus ini dalam agenda sosialisasi politik di masa Pandemi Covid-19. Ini terlihat dengan adanya simbol-simbol partai yang berjejer diseputaran ruas jalan pelabuhan kupal sampai daerah pasar Desa Labuha.

Tidak hanya itu, Bahrain usai dijemput di Pelabuhan Kupal, kembali menggelar acara yang diisi sambutan Bahrain dan juga orasi politik dari sejumlah pengurus Partai Politik yang disebut sebagai pendukung Bahrain pada Pemilukada 2020 nanti.

Sekretaris Gustu Covid-19 Halsel, Daud Djubedi, ketika dikonfirmasi Haliyora.com mengaku kewalahan dalam menertibkan Bahrain beserta masa penjemputnya. Hal ini karena personil Gustu yang diturunkan untuk menertibkan kalah banyak dengan masa yang hadir pada acara tersebut.

“Prinsipnya protokol kesehatan tetap masih berlaku, kami sudah menurunkan petugas pada acara tadi, dan sudah diatur agar jaga jarak, tapi petugas kami kalah banyak dengan jumlah massa yang ada sehingga petugas kami kewalahan, tapi prinsip protokol kesehatan tetap diterapkan demi memutus rantai penularan covid 19 di Halsel”akunya.

Daud menegaskan bahwa Kegiatan yang digelar Bahrain Kasuba, jelas-jelas telah melanggar protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Yang jelas menurut protokol kesehatan pasti melanggar karena pantauan kami tadi banyak yang tidak jaga jarak sehingga kedepan akan kita koordinasikan untuk lebih ditertibkan lagi,”tegas Daud. (Asbar)

Pos terkait