Pandemi Corona, Pengusaha Ikan Tuna di Ternate Hentikan Produksi

  • Whatsapp
Pengusaha Ikan Tuna DI Ternate (foto: Riko/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Mewabahnya Virus Corona mulai merambah berbagai sektor perekonomian masyarakat, seperti yang dialami oleh Pengusaha Ikan Tuna di KotaTernate. Akibat dari penyebaran virus ini sejumlah pengusaha ikan Tuna dibuat lumpuh, sejumlah karyawan terpaksa dirumahkan untuk menutup devisit pengeluaran yang makin besar.

Bacaan Lainnya

“saat ini kita hentikan seluruh operasi, biaya operasi sangat tinggi jadi karyawan kita rumahkan sementara untuk tekan pengeluaran. Sejak mewabahnya virus ini, tidak ada pemasukan sama sekali karena tidak ada yang beli ikan, jadi mau tidak mau harus dihentikan operasi,” ungkap Ketua Koperasi Ikan Tuna Hermanto Alvin Pratama, kepada Haliyora.com, jumat, (29/5) di kantornya, Pelabuhan Perikanan (PPN) Bastiong Ternate.

Menurutnya, akibat pandemi virus ini pasar-pasar ikan tuna di sejumlah negara tutup, baik di Eropa, Amerika maupun Jepang, semuanya tidak lakukan pembelian, “ buyer ikan tuna ada di luar negeri, jadi kita ekspor. Sementara di negara-negara tujuan ekspor ikan semuanya ditutup, jadi tidak ada pemasukan sama sekali. Untuk ikan tuna kita tidak bisa spekulasi pasar dalam negeri, karena mereka juga sama, tetap tujuannya ekspor sekalipun beli dari kita, tidak mungkin mereka beli tapi barangnya tidak bisa dijual lagi,” jelas Hermanto.

Ia mengaku sejak dua bulan lalu sudah tidak ada lagi pemasukan, olehnya itu sejak tanggal 1 Juni ia terpaksa mengambil langkah merumahkan karyawan akibat beban operasional yang sangat berat, mulai dari listrik, air dan lain-lain. Katanya lagi, keputusan merumahkan karyawan ini dilakukan hingga kondisi pasar membaik atau normal kembali, ia mengaku saat ini stok ikan tunanya masih ada tapi tidak bisa dipasarkan.

“saya sudah coba bertahan selama dua bulan, bayar gaji dan operasional lainnya walaupun sudah tidak ada pemasukan, tapi sampai skarang belum ada tanda-tanda akan membaik, jadi saya istrahatkan dulu karyawan sampai kondisi kembali normal. Sebenarnya saya tidak tega juga, tapi memang situasinya harus demikian”, imbuhnya.

Ia menambahkan stok ikan tunanya dipasok dari sejumlah daerah di Maluku Utara seperti Ternate, Tidore, Tobelo, Bacan, Obi, Sanana, dan dalam situasi normal pasokannya setiap hari. Ia berharap agar secepatnya situasi kembali normal agar aktifitas kembali lancar, “mudah-mudahan kondisi capat normal supaya aktivitas lancar lagi dan nelayan juga bisa dapat rejeki, harap Hermanto. (Riko)

Pos terkait