Kelurahan Akehuda Bakal Diterapkan PSBB

Ternate, Haliyora.com

Akehuda adalah salah satu kelurahan yang warganya paling banyak terkonfirmasi positif Covid-19 diantara semua kelurahan yang ada di Kota Ternate. Banyak diantara warga di kelurahan itu, terutama yang ada di RT 08 dan RT 09 juga reaktif rapid test. Bahkan, pada Selasa, (19/05/2020) sekitar 80 orang dengan suka rela menjalani rapid test di dinas Kesehatan Kota Ternate.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Ternate berencana memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kelurahan itu, terutama pada Rt.08 dan 09.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Rajabessy saat dikonfirmasi wartawan, pada Selasa (19/05/2020) di kantornya.

Nurbaity menyebut Kelurahan Akehuda akan diberlakukan PSBB pada RT 08 dan RT 09 dengan istilah Lockdown parsial. Bahkan ia mengaku sudah mendapat persetujuan dari Camat Ternate Utara dan ketua Gugus Tugas.

BACA JUGA  Dianggap Inkonstitusional, Pengukuhan Sultan Ternate ke-49 Ditolak

“Yang kami lakukan di Kelurahan Akehuda, khususnya di RT 08 dan RT 09 ini akan menerapkan PSBB (lockdown parsial). Saya sudah bicarakan bersama camat Utara dan Ketua Gugus. Mereka merespon dan mengiyakan,”ujarnya.

Nurbaity juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Akehuda agar kalau warganya reaktif ketika dirapid test akan dikarantina mandiri di rumah. Pihak kelurahan maupun warga masyarakat, kata Nurbaity menyetujui usulannya.

“Saya sudah bicarakan dengan pihak kelurahan kalau hasil dari pemeriksaan itu reaktif, maka kita kartina dirumah saja, warga juga mengiyakan soal itu,” terangnya.

BACA JUGA  Tiga Bulan Anaknya Dikarantina, Ibu Maharani Mengadu di Kantor Lurah

Terkait karantina mandiri di rumah, Nurbaity mengatakan, pihaknya memberikan beberapa syarat secara tertulis untuk menjadi pegangan pasien, Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan, sehingga nantinya sama-sama mengontrol pasien yang dikarantina. Jika nantinya hasil sweb ada yang positif, maka langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie.

“Langkah ini kami lakukan mengingat tempat karantina sudah ful semua. Kami sudah berusaha melakukan komunikasi dengan beberapa Hotel untuk dijadikan tempat karantina tapi semua menolak mau tidak mau kami buat mini lockdown di kelurahan, khususnya pada RT.08 dan RT.09,”pungkasnya. (Vik)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah