Ngeri, Satgas Covid 19 Pemda Halsel Lalai Pada Penanganan Sebaran Virus Corona

  • Whatsapp

LABUHA, HALIYORA.COM,- Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Halmahera Selatan nampak lalai dalam upaya pencegahan dan pemutusan sebaran Wabah Corona.

Hal ini terlihat dengan tidak adanya pemeriksaan yang dilakukan kepada para penumpang kapal yang tiba dari ternate lewat pelabuhan Babang. Selain itu, ada penumpang yang riwayat kedatangannya dari Jakarta transit Ternate langsung ke Bacan lolos dari pantauan Satgas Covid 19 bidang kesehatan. Bahkan laporan dari salah satu pegawai BPBD Halsel, dua orang penumpang yang riwayat kedatangannya dari jakarta itu, salah satunya sedang mengalami sakit (demam). “Dua orang suami isteri itu datang dari Jakarta, isterinya diketahui sakit demam saat datang,” ungkap Pegawai tersebut saat melaporkan ke Sekda Halsel Helmi Surya Botutihe dalam Rapat Satgas Covid 19, Selasa (24/03/2020).

Bacaan Lainnya

Selain itu, akibat tidak adanya alat pelindung diri (APD), Satgas Covid 19 Halsel yang di dalamnya ada TNI dan Polri, melakukan penyemprotan cairan pembasmi Virus Corona tidak menggunakan APD.

“ waktu penyemprotan di masjid Sultan, kami mau melakukan dokumentasi untuk laporan kami ke atasan juga takut, karena yang melakukan penyemprotan itu tidak menggunakan sarung tangan,” ungkap Pasi Intel Kodim 1509/Labuha Kapten Arm Hamdi dalam Rapat satgas tersebut.

Satgas Penanggulangan Covid 19 Pemda Halsel akui keterlambatannya untuk melakukan pemeriksaan terhadap Penumpang kapal yang masuk lewat pelabuhan Babang. Atas keterlambatan itu, para penumpang sudah turun dari kapal sehingga tidak bisa diperiksa oleh Tim medis Satgas.

“iya kita ada tapi terlambat,” ungkap Jurubicara Satgas Covid 19 Halsel, Helmi Surya Botutihe atas bisikan Kadis Kesehatan Halsel Hasna Muhammad Saat konfrensi pers.

Terkait APD yang dipesan oleh Pemda Halsel hingga saat ini belum jelas waktu kedatangan maupun jumlahnya. Bahkan kesiapan Masker di Halsel tersisa untuk Petugas medis saja. Pihak Satgas Covid 19 Halsel lewat Juru bicaranya Helmi Surya Botutihe mengakui adanya keterlambatan pengadaan APD. Dalam rapat tersebut, Dia juga berharap kesiapan APD segera bisa ditangani sehingga petugas medis maupun Satgas dapat bekerja dengan aman tanpa rasa khawatir. (liken)

Pos terkait