TERNATE, HALIYORA.COM
pasalnya, ketika turun hujan selalu tergenang air, bahkan kebanjiran. Pemasangan talang (saluran air pada atap bangunan, red) yang tidak selesai ditengarai sebagai penyebab air hujan yang mengalir melewati talang masuk ke lantai dua pasar.
Amatan Haliyora.Com pada Jum’at (14/02/20), di lantai dua pasar Bastiong terlihat kotor tak terurus. sampah berserakan dimana-mana. Bau Pesing tercium menyengat. Puluhan lapak tertutup rapat bahkan ada bagian-bagian tertentu terlihat sudah mulai rusak.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Bastiong Hamir Hi Mansur yang ditemui Haliyora.com pada hari itu mengaku bahwa lapak yang ada pada lantai dua Pasar Bastiong tersebut ditutup sejak 2018 hingga sekarang. Pihaknya belum bisa membuka kembali lapak itu, karena belum diperbaiki.
“Iya, ditutup sejak 2018 sampai sekarang belum dibuka, karena belum ada perbaikan. Masih banjir kalau hujan”, ujar Hamir. Rembesan air hujan masuk ke lantai dua menurut Hamir, karena pemasangan talang yang salah. “itu karena pemasangan talangnya yang salah”, kata Hampir.
Hamir mengaku, pihaknya
telah menyampaikan kondisi lantai dua pasar tersebut kepada pihak dinas PUPR dan DPRD Kota Ternate, namun hingga sekarang belum ada tanggapan. “Kami sudah koordinasikan dengan dinas PUPR Kota Ternate dan DPRD tapi belum ditindaklanjuti”, ungkap Hamir. (Alf)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!