Walikota Ternate Kembali Nonjobkan Pejabat Eselon III

  • Whatsapp

TERNATE — Haliyora, Tanggal 8 Januari 2020, merupakan batas akhir pergantian pejabat birokrasi bagi daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2020. Walikota Ternate, Burhan Abdurahman kembali melakukan pergeseran dan pemberhentian beberapa pejabat di lingkup Pemkot Ternate.

Ini berarti, dalam kurun waktu dua pekan terakhir, Walikota Ternate telah melakukan tiga kali pelantikan pejabat, termasuk penggantian Sekretaris Daerah Kota Ternate.

Bacaan Lainnya

Pada acara pelantikan kali ini berlangsung di aula Kantor Walikota Ternate dan dipimpin oleh Wakil Walikota Ternate, Abdullah Tahir, Selasa (7/1/2020), terjadi pergeseran atau rolling di posisi eselon II.

Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate kembali diisi orang lama, yaitu Nurbaity Radjabessy. Ia bertukar tempat dengan dr. Fathiyah Suma yang mengisi jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ternate. Keduanya dilantik berdasarkan SK Walikota Ternate nomor 821.2/KEP/159/2020.

Selain itu, Walikota Ternate, berdasarkan SK nomor 821.2/KEP/160/2020, juga melantik 28 orang pejabat eselon III. Pelantikan juga dilakukan terhadap Nurafni Abd. Rahman sebagai Kepala Puskesmas Hiri lewat SK Walikota Ternate nomor 821.2/KEP/161/2020.

Yang menarik, pada pelantikan kali ini, terdapat empat orang pejabat eselon III yang dinonjobkan. Mereka adalah Hamid A. Rahman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Ternate, kini dinonjobkan sebagai staf pada Puskesmas Perawatan Siko Kota Ternate; Husen Pattisahusiwa, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pendataan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, kini menjadi staf pada Disperindag Ternate; Muhammad Akbar Tuarita, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Lurah Fitu, digeser menjadi staf pada Kantor Kecamatan Ternate Selatan; dan Muhlis Ahadi, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Kesejaheraan Sosial pada Kantor Kecamatan Pulau Hiri, kini menjadi staf pada kantor yang sama.

Wakil Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa seperti pelantikan yang dilakukan sebelumnya, pelantikan kali ini pun didsarkan atas evaluasi kinerja selama ini.

“Selain sebagai penyegaran organisasi kerja, pelantikan kali ini juga berdasarkan evaluasi kinerja para pejabat yang melaksanakan tugas. Kinerja, disiplin, kompetensi dan inovasi serta komitmen tinggi adalah beberapa hal yang masuk dalam kriteria evaluasi,” ujarnya.

Abdullah Tahir juga mengingatkan bahwa suatu jabatan dalam birokrasi berkonsekuensi terhadap tujuan utama, yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk itu, saya ingatkan agar selalu memberi kemampuan terbaik dalam hal pelayanan terhadap masyarakat. Lakukan pengabdian sesuai jabatan yang disandang saat ini. Gunakan itu sebagai amanah untuk melayani masyarakat,” tutupnya. (rbk)

Pos terkait