Salah satu kapal yang disiapkan yakni KM Tatamailau dengan kapasitas sekitar 1.000 penumpang. Namun tingkat keterisian penumpang diperkirakan berada pada kisaran 80 persen load factor.
Pelni juga memprediksi sejumlah daerah tujuan yang mengalami peningkatan jumlah penumpang di antaranya Ambon, Baubau, dan Makassar. Kendati demikian, peningkatan tersebut dinilai masih dalam kategori normal.
Selain empat armada utama yang dioperasikan, Pelni juga memiliki KM Sangiang dengan kapasitas sekitar 500 penumpang. Namun kapal tersebut saat ini masih menjalani docking sehingga belum dapat melayani penumpang.
Di sisi lain, Lutfi mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri naik kapal tanpa tiket resmi. Ia meminta calon penumpang membeli tiket melalui aplikasi PELNI Mobile maupun kanal penjualan resmi lainnya guna menghindari antrean panjang dan potensi penipuan.
“Harapan kami calon penumpang jangan memaksakan diri naik kapal tanpa tiket. Kami menghimbau masyarakat membeli tiket melalui online agar lebih mudah dan aman,” pungkasnya. (RFN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!