Namun demikian, senator asal Maluku Utara itu menegaskan dirinya belum ingin masuk terlalu jauh dalam polemik dugaan keterlibatan Sekda Morotai dalam praktik judi online. Ia menyebut persoalan tersebut masih membutuhkan pembuktian.
“Saya pribadi belum mau mencampuri karena ini masih tanda tanya, benar atau tidak,” kata dia.
Kendati begitu, Hasbi mengingatkan bahwa pejabat negara, aparat penegak hukum, hingga unsur TNI-Polri seharusnya menjauh dari perilaku yang dapat merusak integritas lembaga maupun kepercayaan publik.
“Korupsi, judi, miras, narkoba, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, itu tidak boleh dilakukan. Hal-hal seperti itu dapat mengganggu integritas kita, terutama sebagai pejabat publik,” ujarnya.
Ia berharap polemik dugaan judi online yang menyeret nama pejabat daerah itu menjadi pengingat bagi seluruh penyelenggara negara agar lebih menjaga norma, etika, dan perilaku di tengah masyarakat.
“Jangan sampai pejabat justru menjadi sajian yang merusak tatanan kehidupan sosial kita,” tandasnya. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!