Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Bukukan 15.543 TEUs, Distribusi Tol Laut Jadi Faktor

Menurut dia, belum tercapainya target triwulan I dipengaruhi perubahan pola distribusi logistik di Maluku Utara, terutama setelah sebagian muatan dialihkan melalui layanan kapal tol laut yang kini langsung melayani sejumlah daerah tujuan.

“Target triwulan satu tidak dicapai karena peralihan sebagian muatan dialihkan kapal tol laut. Kapal Tol Laut sekarang langsung ke kabupaten/kota seperti Tidore, Weda, Jailolo, dan Bacan untuk mempercepat distribusi logistik ke pulau-pulau. Jadi itu salah satu faktor yang turut mempengaruhi juga,” jelasnya.

BACA JUGA  Distribusi Barang ke Maluku Utara Terganggu, Pelindo Ternate Singgung Crane Surabaya

Kendati demikian, Pelindo Ternate tetap optimistis terhadap prospek arus peti kemas sepanjang tahun 2026. Untuk target tahunan, TPK Ternate menargetkan arus peti kemas mencapai 64.776 TEUs atau meningkat sekitar 5 persen dibandingkan target tahun sebelumnya.

Peningkatan target tersebut, kata Anwar, didorong capaian positif sepanjang tahun 2025 yang berhasil melampaui target perusahaan.

BACA JUGA  Dua Tahun tak Sentuh Kasus Korupsi di Pulau Taliabu, Begini Penjelasan Lengkap Kapolres

“Target tahun ini ditingkatkan karena realisasi di tahun 2025 bahkan melebihi target hingga 8 persen. Makanya di tahun 2026 targetnya ditingkatkan,” pungkasnya. (*RFN/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah