Tim SAR bergerak menggunakan kendaraan rescue menuju Desa Mamuya sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju area puncak. Jalur evakuasi disebut cukup berat karena personel harus menempuh perjalanan darat sekitar 45 kilometer dan dilanjutkan pendakian sejauh tujuh kilometer menuju titik korban.
Menurut Rudin, hingga kini identitas para korban belum diketahui. Seluruh korban masih dalam proses pencarian dan evakuasi.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dengan aktivitas erupsi hampir terjadi setiap hari. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sebelumnya berkali-kali mengingatkan masyarakat dan pendaki agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan kawah karena potensi lontaran material vulkanik dapat terjadi sewaktu-waktu.
Operasi penyelamatan melibatkan Pos SAR Tobelo, BPBD Halmahera Utara, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Mamuya, serta warga setempat. Tim membawa perlengkapan evakuasi, alat komunikasi, dan perlengkapan medis untuk menghadapi kemungkinan kondisi darurat di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan kawasan Gunung Dukono berada dalam pengawasan ketat petugas. Tim SAR menyatakan perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala. (RR/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!