Labuha, Maluku Utara – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Samsudin Chalil, angkat bicara terkait pemberitaan di beberapa media online yang menyebut adanya sumbangan dana pelantikan pengurus PWI yang diduga berasal dari aktivitas tambang emas ilegal di Desa Kusubibi.
Pemberitaan tersebut sebelumnya menyebutkan adanya pengakuan dari salah satu pengusaha tambang emas ilegal di Desa Kusubibi yang mengklaim pernah memberikan bantuan dana pelantikan pengurus PWI. Namun, dalam laporan itu tidak dicantumkan secara jelas identitas pengusaha yang dimaksud.
Menanggapi hal tersebut, Samsudin dengan tegas membantah adanya keterlibatan dirinya maupun institusi PWI Halsel dalam penerimaan dana dari pihak tambang ilegal.
“Saya tidak pernah mengenal, bahkan tidak berhubungan dengan para pengusaha tambang emas di Desa Kusubibi, jika ada sumbangan maka saya minta pengusaha siapa yang memberikan bantuan dana,” ungkap Samsudin yang didampingi Sekretaris PWI, Sadam Hadi kepada wartawan, Rabu (6/4/2026).
Samsudin juga mempertanyakan validitas pemberitaan yang beredar, sekaligus menuding adanya motif tertentu di balik narasi yang mengaitkan organisasi PWI dengan aktivitas tambang ilegal.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!