Menurut dia, percepatan pemetaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pulau Taliabu, Salshabila Widya L Mus, yang meminta agar proses tersebut segera dilaksanakan.
“Arahan Ibu Bupati kemarin meminta agar pemetaan lahan bandara segera dilaksanakan, baik untuk sisi udara atau runway maupun sisi darat untuk terminal penumpang. Mengingat anggaran pembebasan lahan yang masih terbatas, maka tahap awal difokuskan pada kawasan prioritas tersebut,” jelasnya.
Martono menyebutkan, saat ini tim teknis masih bekerja di lapangan untuk merampungkan proses pemetaan. Ia optimistis pekerjaan tersebut dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat. “Tim sementara bekerja di lapangan, dan insyaallah hari minggu sudah selesai,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa akurasi dalam pemetaan lahan menjadi faktor krusial untuk meminimalisasi potensi konflik agraria serta memperlancar proses pengadaan tanah pada tahap berikutnya.
Lebih jauh, Martono menilai percepatan pemetaan merupakan langkah penting dalam mendorong realisasi pembangunan Bandara Dufo sebagai proyek strategis daerah.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis tahapan ini bisa segera rampung sehingga pembangunan bandara dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!