Insiden itu terjadi di tengah dinamika internal DPRD yang disebut tengah memanas. Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena berlangsung dalam forum resmi yang seharusnya menjunjung tinggi tata tertib dan etika persidangan.
Pasca kejadian itu, Nurjaya menyatakan akan menempuh langkah lanjutan dengan melaporkan dugaan penyimpangan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia mengaku siap mengungkap dugaan praktik perjalanan dinas fiktif di lingkungan DPRD Kota Ternate.
“Karena saya sudah diusir, saya siap melaporkan ke BPK terkait dugaan perjalanan dinas DPRD yang selama ini ditutup-tutupi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Nurlaela Syarif maupun pimpinan DPRD Kota Ternate terkait insiden tersebut. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!