Dugaan Korupsi Proyek Madrasah Rp 22,8 Miliar di Sula Menguak, GPM Desak Kejati Malut Bertindak

Aksi ini disebut sebagai bentuk kontrol publik terhadap pengelolaan anggaran negara sekaligus dorongan agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Adapun proyek yang dipersoalkan mencakup 13 madrasah yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Sula, dengan nilai anggaran bervariasi, mulai dari ratusan juta hingga hampir Rp 3 miliar per sekolah.

Berikut daftar 13 Madrasah di Kabupaten Kepulauan Sula lengkap dengan nilai proyek.

MIS Nurul Bahri Pohea – Rp 2,14 miliar

BACA JUGA  Sampah Plastik Ancam Populasi Fitoplankton di Laut Kota Ternate 

MI Almunawar Falabisahaya – Rp 1,32 miliar

MTs Negeri I Sanana – Rp 2,99 miliar

MTs Negeri Nurul Bahri Pohea – Rp 1,56 miliar

MTs Rahmatullah Kou – Rp 2,24 miliar

MTs Almaruf Ona – Rp 2,25 miliar

MTs Al-Fatah Fat Iba – Rp 822 juta

MTs Babussalam Waiboga – Rp 1,51 miliar

BACA JUGA  Talud Rp 6,8 Miliar di Sula Ambruk, Padahal Baru Dibangun 2025 Lalu

MA Alkhairat Falabisahaya – Rp 1,99 miliar

MA Waisakai – Rp 2,48 miliar

MA Mujahidin Wainib – Rp 1,10 miliar

MA Ma’arif NU Wailau – Rp 2,11 miliar

MTs Buya – Rp 2,23 miliar

Massa menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum dan langkah konkret dari pihak berwenang. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah