DPRD Halmahera Tengah Soroti LKPJ, Realisasi Program Dinilai Melenceng dari Target

Selain persoalan capaian program, DPRD juga menyoroti kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum terkoordinasi dengan baik. Sejumlah program disebut berjalan sendiri-sendiri tanpa integrasi yang jelas.

“Penguatan kinerja OPD menjadi penting agar program tidak berjalan parsial, tetapi saling terintegrasi dan memberikan dampak,” ujar Asrul.

DPRD menilai, perencanaan pembangunan ke depan harus lebih berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar daftar program administratif. Pelaksanaan anggaran juga diminta lebih disiplin agar tepat sasaran.

BACA JUGA  Pemda Morotai Serahkan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 2,88 Persen, Kemiskinan Turun

Pansus LKPJ menyatakan akan mengeluarkan rekomendasi evaluatif kepada pemerintah daerah. Rekomendasi itu diproyeksikan menjadi dasar perbaikan tata kelola program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Sorotan DPRD ini mempertegas tekanan terhadap pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk membenahi kinerja birokrasi dan memastikan anggaran publik benar-benar berdampak pada pembangunan, bukan sekadar terserap di atas kertas. (RJ/Red)

BACA JUGA  Tata Kelola Pasar di Ternate Ibarat Kanker Stadium Tiga
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah