Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak dalam menjaga stabilitas pasokan energi di Maluku Utara.
Menurutnya, penguatan rantai distribusi dan pola suplai yang terintegrasi menjadi strategi utama untuk memastikan ketersediaan stok LPG di tingkat agen. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah diversifikasi titik suplai melalui Ambon.
“Dengan pola suplai yang lebih terintegrasi dalam satu wilayah, ketergantungan terhadap pasokan dari Surabaya dan Makassar dapat dikurangi,” jelas Ispiani.
Ia optimistis, optimalisasi sarana dan fasilitas di Ambon akan memperkuat jaminan ketersediaan LPG di tingkat agen, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!