Instruksi Gubernur Sherly Tjoanda, PUPR Malut Cek Kerusakan Gereja Pasca Gempa di Batang Dua

Tak jauh dari lokasi tersebut, tim juga memeriksa Gereja GPDI Lelewi pada pukul 15.50 WIT. Hasilnya, plafon dilaporkan rusak total, dinding mengalami retak, serta terdapat kerusakan pada balok konstruksi.

Sementara itu, di Gereja Bethel Lelewi yang diperiksa pukul 15.58 WIT, kerusakan tergolong ringan dengan temuan retakan pada dinding bangunan.

Tim kemudian kembali ke Kelurahan Mayau sekitar pukul 16.06 WIT untuk memeriksa Gereja Bethel Indonesia. Bangunan semi permanen tersebut mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian dinding belakang yang roboh.

BACA JUGA  Kabid Bina Marga Dinas PUPR Malut Sowan ke Kantor Kejati, Ada Apa?

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan, tim kembali ke Kelurahan Bido sekitar pukul 16.15 WIT.

Tim dipimpin oleh Staf PUPR Provinsi Maluku Utara, Hamza Marsaoly, dan didampingi para lurah setempat selama proses peninjauan di sejumlah kelurahan di Kecamatan Batang Dua.

Hamza mengatakan, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan bangunan serta menentukan langkah penanganan ke depan. “Tim PUPR turun untuk mengukur dan mendata seluruh kerusakan rumah ibadah gereja di Batang Dua,” ujarnya.

BACA JUGA  Kondisi Gedung SMPN Unggulan 1 Pulau Morotai Memprihatinkan

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah rehabilitasi dan rekonstruksi, agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal pasca gempa. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah