Talud Rp 6,8 Miliar di Sula Ambruk, Padahal Baru Dibangun 2025 Lalu

Sanana, Maluku Utara – Talud penahan banjir di Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, dilaporkan ambruk meski baru selesai dibangun pada 2025.

Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp 6,896 miliar itu diketahui dikerjakan oleh CV Gela Karya Utama menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2024 yang direalisasikan pada 2025.

BACA JUGA  Jembatan Penghubung 2 Desa di Kepulauan Sula Dibangun Tahun Ini

Talud yang berada di sekitar Kali Baleha tersebut sebelumnya difungsikan sebagai penahan banjir. Namun ironis, bangunan itu justru roboh saat debit air disebut tidak terlalu besar.

Salah satu warga, Budi, mengaku heran dengan kondisi talud yang sudah rusak parah. Ia menilai konstruksi proyek tersebut patut dipertanyakan.

“Banjir tidak terlalu kuat, tidak seberapa, tapi talud Kali Baleha sudah ambruk. Diduga pekerjaan ini asal jadi,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

BACA JUGA  Mau Ikutan Lomba MTQ Kota Ternate ? Syaratnya Ini
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah