Pasca Konflik di Halmahera Tengah, Pemprov Malut Prioritaskan Perbaikan Rumah Warga

Sofifi, Maluku Utara – Harapan mulai tumbuh di tengah luka akibat bentrok antarwarga di Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah. Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan akan segera melakukan rehabilitasi rumah warga Desa Sibenpopo yang rusak akibat konflik tersebut.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 94 rumah warga terdampak. Sebagian diantaranya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sementara sisanya mengalami kerusakan berat.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Maluku Utara, Zainudin, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

BACA JUGA  Begini Kronologi Banjir di Sula yang Menewaskan Ibu dan Anak

“Penanganan tingkat provinsi difokuskan pada rehabilitasi rumah warga, sedangkan pembangunan rumah baru menjadi tanggung jawab pemerintah daerah Halmahera Tengah,” ujar Zainudin, Senin (6/4/2026).

Di tengah kondisi pasca konflik, tim teknis masih bergerak melakukan asesmen ulang di lapangan. Pendataan ini penting untuk memastikan tingkat kerusakan dan menentukan jenis bantuan yang tepat bagi warga.

BACA JUGA  Program RTLH untuk Penderita Stunting di Morotai Tahun Ini Tuntas

Zainudin menjelaskan, rehabilitasi tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah. Perbaikan difokuskan pada bagian-bagian penting seperti atap dan dinding yang rusak.

“Untuk sementara, sekitar 50 rumah masuk dalam kategori yang akan direhabilitasi oleh provinsi. Namun jumlah ini masih bisa berubah setelah data final diverifikasi,” katanya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah