Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) memastikan penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun anggaran 2026 telah rampung sepenuhnya di dalam sistem. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tercatat telah menayangkan rencana pengadaan sejak awal tahun anggaran.
Pelaksana Tugas Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, mengatakan capaian tersebut bahkan melampaui target yang sebelumnya ditetapkan oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
“Capaian penayangan RUP di sistem lebih cepat dari target yang ditetapkan Ibu Gubernur. Alhamdulillah kita bisa selesaikan empat hari lebih awal, yakni pada 24 Februari dari target yang ditetapkan 28 Februari 2026,” kata Hairil kepada Haliyora.id, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan data pada sistem RUP per 24 Februari 2026, total paket pengadaan yang telah ditayangkan mencapai 4.212 paket dengan total pagu anggaran sekitar Rp 1,7 triliun.
Rinciannya terdiri dari 2.312 paket pengadaan melalui penyedia dengan pagu anggaran sekitar Rp 945,9 miliar. Selain itu terdapat 1.611 paket swakelola dengan pagu anggaran sekitar Rp 804,1 miliar.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!