Ternate, Maluku Utara – Aktivitas arus mudik melalui jalur laut di Kota Ternate, Maluku Utara, diprediksi kembali meningkat pada periode angkutan Lebaran tahun ini. Secara nasional, Ternate bahkan tercatat masuk peringkat kedelapan pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak selama masa angkutan Lebaran.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Rushan Muhammad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan kapal untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
“Total kapal ukuran besar yang ada di Maluku Utara ada 49 kapal. Terdiri dari lima kapal Pelni, 17 kapal penyeberangan TSDP, 21 kapal antar pulau seperti rute ke Sanana, Halmahera Selatan dan Manado, serta enam kapal perintis. Semua kapal tersebut akan difungsikan untuk angkutan Lebaran,” kata Rushan saat ditemui di Kantor KSOP Ternate, Kamis (12/3/2026).
Selain kapal besar, KSOP juga menyiapkan armada transportasi laut skala kecil untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan.
Menurut Rushan, saat ini terdapat sekitar 539 unit speedboat dan motor kayu yang akan melayani perjalanan antar pulau di Maluku Utara..“Seluruh armada tersebut sudah dilakukan ramp check atau pemeriksaan keselamatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk memastikan semua kapal yang beroperasi selama angkutan Lebaran memenuhi standar keselamatan pelayaran.
“Menteri Perhubungan sudah menegaskan bahwa semua kapal yang digunakan untuk angkutan Lebaran wajib menjalani ramp check. Keselamatan diperiksa secara menyeluruh, dan di Maluku Utara semua kapal sudah kami lakukan pemeriksaan,” kata Rushan.
Selain kesiapan armada kapal, pihak KSOP juga memastikan fasilitas pelabuhan telah dipersiapkan secara maksimal untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!