Meski secara fisik hampir rampung, tantangan lain masih membayangi operasional rumah sakit tersebut. Pemerintah daerah mengakui masih terdapat kekurangan sumber daya manusia, khususnya pada empat bidang dokter spesialis, yakni anestesi, patologi, dermatologi, dan radiologi.
“Empat dokter spesialis itu hingga kini belum ada yang mendaftar ke rumah sakit di Taliabu,” ungkap Sashabila.
Sebagai bentuk komitmen, Pemda Pulau Taliabu terus melakukan langkah strategis untuk menarik tenaga medis berkualitas. Selain menyediakan tunjangan khusus, pemerintah juga menyiapkan fasilitas rumah dinas dokter guna mendukung kenyamanan tenaga kesehatan yang akan bertugas di wilayah tersebut.
Dengan progres pembangunan yang kian mendekati 100 persen dan dukungan kebijakan insentif bagi tenaga medis, RSUD PHTC Bobong diharapkan segera menjadi fasilitas kesehatan rujukan utama bagi masyarakat Pulau Taliabu dan sekitarnya. Kehadiran rumah sakit ini diyakini akan memperkuat akses layanan kesehatan yang lebih cepat, representatif, dan berkualitas di wilayah terluar Maluku Utara tersebut. (RHM)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!