Kuota Dipangkas, Harga Melonjak: DPRD Morotai Sentil Kinerja Perindagkop Soal BBM Subsidi

Daruba, Maluku Utara – Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Pulau Morotai. Kali ini, Fraksi KNN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat angkat suara.

Ketua Fraksi KNN DPRD Pulau Morotai, Mohammad Akbar Mangoda, mengatakan pihaknya menerima banyak aduan masyarakat terkait penyaluran minyak tanah subsidi. Aduan itu bukan satu-dua. Datang berulang. Isinya serupa, harga tak sesuai ketetapan, jatah per kepala keluarga berkurang.

BACA JUGA  Soroti Kinerja Anggota DPRD Morotai, Akademisi : Wakil Rakyat atau Wakil Kepentingan?

“Saat ini banyak aduan masyarakat yang kami terima, mulai dari persoalan harga yang tidak sesuai sampai pengurangan kuota per KK,” kata Akbar, Kamis (26/2/2026).

Menurut dia, masalah ini bukan cerita baru. Setiap tahun berulang. Setiap tahun pula menjadi keluhan yang sama. Namun penyelesaiannya tak kunjung tuntas.

Sebagai Ketua Fraksi KNN sekaligus anggota Komisi II yang membidangi urusan perdagangan dan distribusi, Akbar mengaku telah berulang kali meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) melakukan evaluasi menyeluruh. Dari agen, subagen, hingga pangkalan.

BACA JUGA  Dinkes Ternate Gelar Rakor Integrasi Layanan Primer
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah