Massa menegaskan, polemik antar-operator kapal bukanlah inti persoalan. Mereka menilai akar masalah terletak pada tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kelayakan fasilitas dan keselamatan dermaga.
Menurut mereka, jaminan infrastruktur pelabuhan sepenuhnya berada di tangan pemerintah dan instansi terkait, bukan operator kapal semata.
Aksi ini diarahkan sebagai tekanan kepada pemerintah daerah dan otoritas pelabuhan agar segera mengambil sikap tegas.
Warga menuntut kepastian operasional kapal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II serta perlindungan terhadap keberlangsungan lapangan kerja masyarakat Dufa-Dufa.
Mereka juga meminta pemerintah tidak semata melihat persoalan dari sisi administratif dan teknis pelayaran, tetapi turut mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat pesisir.
Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung. Massa menyatakan akan terus menyuarakan tuntutan hingga ada kejelasan resmi dari pihak berwenang terkait polemik rute KM Queen Mary dan KM Cahaya Nusantara di Ternate. (RFN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!