Menanggapi kejadian itu, Bupati Pulau Taliabu, Sahsabila Mus, menyatakan kecelakaan tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa persoalan infrastruktur jalan di wilayahnya masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Ini menjadi tamparan besar bagi kami, dan bagi saya secara pribadi sebagai bupati, untuk segera mencari solusi,” ujar Sahsabila.
Ia mengatakan, upaya perbaikan jalan tidak cukup hanya dengan mengalokasikan anggaran. Hingga saat ini, kata dia, belum ada pihak ketiga yang bersedia mengerjakan proyek perbaikan Jalan Gunung Sampe.
Karena itu, Sahsabila menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk membuka forum diskusi terbuka pada Senin, 9 Februari 2026. Forum tersebut akan melibatkan sarjana teknik, teknik sipil, aparatur sipil negara, serta unsur masyarakat sipil guna merumuskan solusi teknis yang sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.
“Hasilnya nanti akan ditinjau secara teknis oleh tim ahli lintas institusi, termasuk aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan kementerian terkait, agar pembangunan jalan bisa berkelanjutan,” kata dia.
Sahsabila menegaskan pemerintah daerah siap bekerja lebih keras untuk memperbaiki kondisi infrastruktur jalan demi keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!