Baru Sehari, Minyak Tanah Subsidi di Morotai ‘Menguap’ tak Sampai ke Dapur Warga

Daruba, Maluku Utara – Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis minyak tanah di pusat Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, kembali menuai keluhan. Minyak tanah yang baru didistribusikan dari Tobelo pada 7 Februari 2026 dilaporkan sudah habis di pangkalan, hanya sehari setelah diturunkan.

Kondisi ini memicu kekecewaan warga, khususnya di Desa Darame, Gotalamo, dan wilayah sekitarnya. Pasalnya, berdasarkan ketentuan distribusi, minyak tanah subsidi yang disalurkan ke pangkalan telah disesuaikan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK). Namun, saat warga datang mengambil jatah, alasan yang sama terus berulang: minyak sudah habis.

BACA JUGA  RM Jojobo Dipaksa Tutup Usaha Kulinernya, Wawali: Tunggu Keputusan Walikota

“Kami bingung dengan pihak pangkalan. Setiap kami mau ambil minyak, mereka bilang minyak sudah habis,” ujar seorang warga Desa Darame RT 02 yang enggan disebutkan namanya, Minggu (8/2/2026).

Keluhan serupa juga disampaikan warga melalui media sosial. Ibu Nurul Santi, lewat akun Facebook-nya, menuding adanya praktik penjualan minyak tanah subsidi di luar mekanisme resmi.

BACA JUGA  Pj Gubernur Maluku Utara : Pergantian Pj Bupati Morotai Bukan Kepentingan Politik Pilkada 2024

“Kalau torang (kami) datang ambil minyak dua atau tiga hari setelah distribusi, dorang (mereka/pangkalan red) bilang minyak so (sudah) habis. Padahal dorang (mereka) jual pake (pakai) galon,” tulis Nurul.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah