Hujan Deras Picu Longsor, Akses Jalan Nasional di Morotai Lumpuh Total

Daruba, Maluku Utara — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, pada Jumat (6/2/2026), memicu terjadinya tanah longsor di kawasan Gunung Gogura, Desa Cempaka. Akibat kejadian tersebut, akses jalan nasional yang menghubungkan wilayah setempat lumpuh total.

Longsor terjadi pada rentang waktu pukul 16.00 hingga 18.00 WIT, tepatnya di bahu jalan Gunung Gogura yang berada di perbatasan Desa Hapo dan Desa Cempaka. Lokasi titik longsor berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga.

Material longsor berupa tanah menutupi badan jalan nasional dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi timbunan mencapai lima meter. Kondisi ini menyebabkan seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat menuju pusat kecamatan maupun pusat kabupaten terhenti sementara.

BACA JUGA  2 Tahun Dikerjakan, Proyek Misterius di Pulau Dodola Mangkrak

Kepala Desa Cempaka, Hun Ayang, memastikan hingga Sabtu (7/2/2026) jalur tersebut masih tertutup total. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan roda dua dan roda empat belum bisa melintas. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, baik dari pengendara maupun warga yang sedang beraktivitas di kebun,” ujar Hun Ayang saat dikonfirmasi melalui telepon.

BACA JUGA  Bupati Rusli Sibua: Pemda Morotai Siap Sambut Kedatangan Wapres Gibran

Menyikapi kondisi cuaca yang masih ekstrem serta struktur tanah yang dinilai labil, Pemerintah Desa Cempaka bersama Babinsa setempat mengimbau warga agar tetap waspada, khususnya masyarakat yang memiliki lahan perkebunan di sekitar kawasan rawan longsor.

Saat ini, Pemerintah Desa Cempaka telah berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami berharap ada langkah cepat dari pemerintah daerah, terutama BPBD, untuk segera membersihkan material longsor. Jalan ini merupakan satu-satunya akses utama masyarakat menuju pusat kecamatan dan kabupaten,” pungkasnya. (RF/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah