Daruba, Maluku Utara – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyampaikan bahwa tanah longsor yang terjadi di Desa Cempaka, Kecamatan Morotai Jaya, telah ditangani oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Maluku Utara.
“Balai Jalan bergerak cepat menangani longsor yang menutup akses jalan nasional dengan menurunkan alat berat jenis traktor,” ujar Fahmi kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).
Ia menjelaskan, longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi cuaca ekstrem memicu runtuhnya material tanah dari bahu jalan di kawasan Gunung Gogura.
Meski sempat melumpuhkan arus transportasi, ia memastikan penanganan telah dilakukan dengan cepat. “Material longsor sudah dibersihkan sehingga akses jalan kembali dibuka. Saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas,” katanya.
Diketahui, hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Morotai Jaya pada Jumat (6/2/2026) dan memicu terjadinya tanah longsor di Gunung Gogura, Desa Cempaka. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIT.
Longsor melanda bahu jalan nasional di kawasan Gunung Gogura yang merupakan perbatasan antara Desa Hapo dan Desa Cempaka. Lokasi longsor berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga.
Material tanah menutup badan jalan dengan dimensi cukup besar, yakni sepanjang kurang lebih 50 meter dan dengan ketinggian timbunan mencapai sekitar lima meter. Akibatnya, seluruh jenis kendaraan tidak dapat melintas dan aktivitas transportasi masyarakat menuju pusat kecamatan maupun kabupaten sempat terhenti total. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!