Selain ambulans, Kemenkes juga memprioritaskan pembangunan Pustu di Morotai pada tahun ini. Tiga Pustu yang diusulkan yakni Pustu Joubela, Pustu Galo-Galo, dan Pustu Sangowo. “Kami sudah menyampaikan kembali permintaan pembangunan Pustu tersebut ke Kemenkes dan itu masuk dalam daftar prioritas,” tambahnya.
Ia berharap seluruh permintaan tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini, mengingat kondisi geografis dan infrastruktur jalan di Morotai yang masih terbatas. “Kami juga meminta agar ambulans yang diberikan adalah tipe double gardan karena kondisi jalan di Morotai masih cukup berat,” paparnya.
Tak hanya itu, DKKB Morotai juga mengusulkan pengadaan speedboat ambulans untuk rujukan pasien antarwilayah laut, khususnya ke Tobelo. “Permintaan speedboat ambulans sudah kami sampaikan melalui Sekretariat Pribadi Wapres. Tujuannya agar biaya transportasi laut bagi pasien rujukan bisa ditekan,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan seluruh bantuan tersebut masih menunggu kebijakan dan realisasi dari pemerintah pusat.
“Jika tidak terdampak efisiensi anggaran, pengadaan ambulans bisa dilakukan tahun ini. Namun karena adanya perubahan kebijakan, saat ini masih ditutup sementara dan menunggu evaluasi dari pusat,” pungkasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!