Untuk sektor pendidikan dan kesehatan, Sherly menilai kinerjanya sudah berada pada jalur yang baik dan perlu terus dipertahankan serta ditingkatkan.
Sementara itu, dua OPD yang dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah adalah Dinas Pertanian (Distan) yang dipimpin Anwar Husen dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang dipimpin Fauji Momole. Menurutnya, kinerja kedua OPD tersebut belum terlihat secara nyata pada tahun 2025.
“Output dari Distan dan DKP belum terlihat, karena nilai tukar petani dan nelayan masih rendah. Ini menjadi catatan penting bagi kedua OPD tersebut,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Distan dan DKP harus segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pendapatan petani dan nelayan, sehingga nilai tukar mereka dapat membaik pada tahun ini.
“Saya beri waktu tiga bulan. Jika dalam tiga bulan kedepan tidak ada perubahan signifikan, maka akan segera dilakukan evaluasi,” ujar Sherly.
Gubernur bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pergantian pimpinan OPD jika kinerja tidak menunjukkan perbaikan. “Bisa saja langsung diganti. Ini demi kepentingan masyarakat Maluku Utara,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!