Haliyora.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau biaya Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dan nilai manfaat.
Dari salinan Keppres yang diterima di Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025, diketahui penetapan BPIH ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 serta Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
Pemerintah menetapkan besaran BPIH 2026 untuk setiap embarkasi. Dikutip dari ANTARA, sebagai contoh, di embarkasi Aceh BPIH 2026 sebesar Rp 78.324.981, Medan Rp 79.379.071, Batam Rp 87.380.981, Padang Rp 81.085.481, Palembang Rp 87.422.481, Jakarta (Pondok Gede, Cipondoh, Bekasi) Rp 91.758.281, dan Solo Rp 86.448.981.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikutnya, BPIH 2026 untuk embarkasi Surabaya Rp 93.860.981, Balikpapan Rp 88.791.481, Banjarmasin Rp 88.754.481, Makassar Rp 89.108.738, Lombok Rp 88.167.381, Kertajati Rp 91.774.581 dan Yogyakarta Rp 86.170.981.
Selanjutnya, BPIH jamaah haji reguler 2026 untuk setiap embarkasi, antara lain Aceh Rp 45.109.422, Medan Rp 46.163.512, Batam Rp 54.125.422, Padang Rp 47.869.922, Palembang Rp 54.206.922, Jakarta (Pondok Gede, Cipondoh, Bekasi) Rp 58.542.722, dan Solo Rp 53.233.422.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









