Gubernur, Wagub, dan Ketua DPRD Malut Beda Pandangan Soal Serapan dan Progres Kegiatan OPD

- Editor

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Gubernur Sherly Tjoanda, Ketua DPRD Malut Ikbal Ruray, dan Wagub Sarbin Sehe.

Foto Gubernur Sherly Tjoanda, Ketua DPRD Malut Ikbal Ruray, dan Wagub Sarbin Sehe.

Sofifi, Maluku Utara – Penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara hingga akhir November 2025 tercatat baru mencapai 65 persen. Terkait dengan itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tetap optimis kinerja Pemprov bakal sesuai terget. Ia menyebut angka tersebut masih perlu digenjot. Sebab, kondisi lapangan menunjukkan progres pekerjaan kegiatan di OPD melampaui progres pencairan anggaran.

Ia memaparkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi salah satu OPD dengan serapan tinggi mencapai 80–90 persen, meski pencairan pembangunan 61 sekolah baru terealisasi sekitar 50 persen karena laporan progres kontraktor belum rampung.

BACA JUGA  Wagub Malut Tegaskan Rolling Pejabat Kewenangan Gubernur

“Pencairan tertahan karena beberapa kontraktor belum memasukkan laporan progres pekerjaan, sehingga dinas belum bisa melakukan pencairan. Ini menjadi catatan penting,” ujar Sherly, Rabu (27/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian Dinas Pertanian, Sherly menyebut realisasi anggaran Dinas Pertanian mencapai 70 persen. Tahun ini, pembangunan jalan tani ditargetkan sepanjang 40 kilometer, dengan biaya sekitar Rp 250 juta per kilometer akibat tingginya harga sirtu. Ia menegaskan seluruh proyek harus rampung paling lambat pertengahan Desember 2025.

BACA JUGA  Wagub Tinjau Penanganan Banjir di Halmahera Barat, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Selain itu, Dinas Pariwisata mencatat progres pencairan 80 persen, sedangkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mencapai 90 persen.

Meski beberapa OPD telah menunjukkan progres baik, Gubernur Sherly menyampaikan bahwa secara keseluruhan realisasi belanja Pemprov Maluku Utara baru mencapai 65 persen, berdasarkan laporan dua minggu terakhir. Sementara itu, penerimaan daerah tahun 2025 telah memenuhi target 100 persen. “Ini menjadi PR bagi kita semua agar segera menyelesaikan sisa 35 persen belanja sebelum akhir tahun,” tutup Sherly.

Berita Terkait

Wagub Tinjau Penanganan Banjir di Halmahera Barat, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Peserta Seleksi Dewas dan Direksi Perumda Ake Gale Ternate Segera Diuji
Tim SAR Morotai Bantah Isu Hoaks yang Disebarkan Salah Satu Akun Medsos
Rombak Kabinet, Bupati Halsel Bassam Kasuba Geser Sekda dan Kepala BPBD
Topang Sektor Pariwisata, Pemda Morotai Dorong Budidaya Lobster
Warga Keluhkan Kelangkaan Minyak Tanah di Morotai
DPRD Halsel Sahkan Perubahan Nomenklatur dan Tipe 8 OPD
Wagub Maluku Utara Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:41 WIT

Wagub Tinjau Penanganan Banjir di Halmahera Barat, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:28 WIT

Tim SAR Morotai Bantah Isu Hoaks yang Disebarkan Salah Satu Akun Medsos

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:51 WIT

Rombak Kabinet, Bupati Halsel Bassam Kasuba Geser Sekda dan Kepala BPBD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:17 WIT

Topang Sektor Pariwisata, Pemda Morotai Dorong Budidaya Lobster

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:33 WIT

Warga Keluhkan Kelangkaan Minyak Tanah di Morotai

Berita Terbaru

Penyaluran bantuan meja dan kursi untuk sekolah di Kabupaten Pulau Taliabu

Pendidikan

Sarana Pendidikan Jadi Prioritas Disdik Pulau Taliabu

Rabu, 14 Jan 2026 - 11:07 WIT

Corong

Hutan Halmahera Utara dan Masa Depan Manusia

Rabu, 14 Jan 2026 - 10:37 WIT

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan A. Yani, Ternate. (Sumber/Pelindo)

Ekobis

Sepanjang 2025, Arus Peti Kemas TPK Ternate Meningkat

Rabu, 14 Jan 2026 - 09:50 WIT

error: Konten diproteksi !!