Pemprov Tunggak DBH Bikin Pemkot Ternate Was-was

Namun, Taufik kembali menegaskan bahwa jika sisa DBH tidak juga disalurkan, maka Pemkot Ternate dipastikan akan membawa beban hutang ke tahun 2026.

“Sudah dipastikan akan terbawa hutang jika DBH tidak dibayar, karena dana tersebut telah kami anggarkan sebagai pendapatan. Jika tidak terealisasi, maka belanja yang sudah direncanakan tidak dapat dibayarkan sesuai permintaan yang masuk,” tegasnya.

BACA JUGA  Soal Kadri La Ice, Kepala BKD Malut Akui Adanya Surat KASN

Taufik juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah pada 2026 dipastikan semakin berat, mengingat APBD tahun depan mengalami penurunan signifikan. “APBD tahun depan turun drastis, dari sekitar Rp 1 triliun menjadi hanya Rp 900 miliar sekian. Koordinasi sudah terus kami lakukan, tapi sampai sekarang baru Rp 20 miliar lebih yang ditransfer,” katanya.

BACA JUGA  Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Ia menambahkan bahwa sebagian besar DBH yang belum disalurkan merupakan akumulasi utang pemprov sejak 2024. “DBH tahun 2025 belum turun satu rupiah pun. Jadi Rp 20 miliar yang sudah diberikan itu merupakan pembayaran utang tahun 2024. Total pagu Rp 88,5 miliar itu akumulasi dari tahun 2024 dan 2025,” pungkasnya. (RFN/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah