Selanjutnya, Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 234 miliar atau 17% (di atas ketentuan minimal 10%), dan biaya pengembalian jenazah Rp 250 juta.
Selain itu, berbagai program peningkatan pendapatan masyarakat juga telah diinput dalam RKA seluruh perangkat daerah.
Setelah melalui pembahasan intensif dengan DPRD, Rancangan APBD 2026 disepakati dengan komposisi sebagai berikut: Pendapatan Daerah Rp 1,839 triliun, PAD Rp 399,9 miliar, Pendapatan Transfer Rp 1,431 triliun, Belanja Daerah Rp 1,979 triliun, Belanja Operasi Rp 1,031 triliun, Belanja Modal Rp 697,5 miliar, Belanja Tak Terduga Rp 15 miliar, Belanja Transfer Rp 234,5 miliar, dan pembiayaan Rp 146 miliar. Sehingga defisit Rp 140 miliar
Ahlan mengapresiasi kinerja perangkat daerah karena realisasi PAD 2025 telah melampaui target, mencapai Rp 330 miliar atau 101 persen dari penetapan.
Ia berharap APBD 2026 dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan masyarakat. “Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan,” tutupnya. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!