Daruba, Maluku Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai membuka lahan baru seluas 1.000 hektar untuk pengembangan kelapa bido dan kakao. Upaya tersebut guna mendukung Program Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP-RI) guna mengembangkan kelapa bido dan kakao di daerah tersebut.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Pulau Morotai, Tamhid Bilo, untuk mewujudkan rencana tersebut, tim dari Badan Pengelola Dana Perkebunan
(BPDP) RI, bertandang ke Morotai bukan hanya untuk melihat potensi kelapa, tetapi juga untuk menyaksikan secara langsung kualitas unggul kelapa bido yang selama ini hanya bisa dieksplorasi melalui media digital.
“Rencana pengembangan ini bertujuan untuk memperluas area perkebunan kelapa bido dan kakao di Maluku Utara, dengan total pengembangan sekitar 5.000 hektar secara bertahap. Program ini tidak hanya terfokus pada penanaman, tetapi juga mencakup perawatan tanaman yang akan didukung oleh biaya dari pemerintah,” kata Tahmid Bilo, Jumat (14/11/2025).
Rencana tersebut menurut Tahmid, sangat diparesisi Pemkab Morotai, mengingat sebelumnya petani hanya mendapatkan bantuan berupa bibit dan pupuk tanpa dukungan biaya perawatan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!