Berdasarkan data Bea Cukai Ternate, sejumlah komoditas unggulan masih mendominasi ekspor Maluku Utara tahun ini. Komoditas Frozen Yellowfin Tuna menjadi penyumbang devisa terbesar dengan volume 540.137 kilogram netto senilai USD 4,54 juta, disusul pelet kayu (wood pellet) sebanyak 36,31 juta kilogram netto dengan nilai USD 5,81 juta.
Selain itu, komoditas perikanan lain seperti kepiting bakau (18.742 kg/USD 338.097), kerapu sunu (22 kg/USD 506), udang ronggeng (65 kg/USD 1.360), serta komoditas pertanian berupa bunga pala/mace (4.000 kg/USD 38.000) juga turut memperkuat ekspor non tambang Maluku Utara. (RFN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!