Meski begitu, ia mengaku khawatir rencana tersebut bisa berubah jika terjadi pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD).
“Kekhawatiran kami hanya satu, jangan sampai dengan kondisi pemotongan TKD, anggaran BAHIM ikut terpangkas,” ujarnya.
Najib menambahkan, Wali Kota Ternate sebelumnya telah menyampaikan akan ada penyesuaian KUA-PPAS akibat pemangkasan TKD. Namun, pemerintah berkomitmen untuk tetap mengutamakan kegiatan prioritas.
“Kami di Komisi III akan terus mengawal agar alokasi untuk BAHIM tidak berubah. Karena di tahun 2025 tidak ada sama sekali perbaikan jalan di sana, maka tahun depan harus benar-benar diprioritaskan,” tegasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!