Ternate, Maluku Utara – Rencana Pemerintah Kota Ternate untuk merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 kembali mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate. Revisi ini disebut sebagai respons terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak mampu menjalankan program secara optimal.
Wakil Ketua I DPRD Kota Ternate, Amin Subuh, menegaskan bahwa di tengah kondisi keuangan yang semakin terbatas termasuk adanya pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD), revisi RPJMD justru berpotensi mengurangi sejumlah program penting.
“Kalau program tetap dijalankan sementara anggaran dipangkas, otomatis harus ada peninjauan ulang terhadap program-program di dalam RPJMD,” kata Amin saat ditemui di Kantor DPRD Kota Ternate, Selasa (14/10/2025).
Menurutnya, apabila RPJMD tidak disesuaikan dengan kondisi fiskal saat ini, Pemkot bisa menghadapi kesulitan dalam pendanaan berbagai program.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!