Menteri Hukum juga menekankan pentingnya akses internet untuk mendukung penyebaran informasi, terutama mengingat karakteristik Maluku Utara sebagai daerah kepulauan. Ia berharap Universitas yang ada dapat membuka program studi notaris, sehingga anak-anak di daerah tidak perlu jauh-jauh kuliah di Jakarta.
Gubernur Sherly Tjoanda menyambut baik inisiatif ini dan mengungkapkan dukungan sepenuhnya terhadap pembentukan Posbakum. Ia puas dengan pencapaian Pemprov yang telah membentuk 1.285 titik pos bantuan hukum dalam waktu singkat. Sherly berharap pelatihan serentak dapat dilakukan agar para hukum di desa lebih responsif dan aktif dalam menghadirkan keadilan.
“Harapan kami bukan sekedar pembentukan, tetapi juga agar para hukum di desa dapat memberikan solusi dalam menghadirkan keadilan sesuai Arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa hukum adalah jaminan keadilan, dan keadilan adalah asas hukum bagi masyarakat,” tegasnya.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda juga merasa terhormat diangkat sebagai Duta Posbakum dan berkomitmen untuk menjadikan Maluku Utara sebagai contoh dalam upaya mewujudkan keadilan di desa melalui Posbakum.“Keadilan harus hadir di desa,” ucapnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!