Saat dikonfirmasi di lokasi proyek, salah satu pekerja bernama Ilyas mengaku tidak mengetahui secara pasti asal usul kayu tersebut maupun siapa yang bertanggung jawab atas pengirimannya.
“Saya tidak tahu siapa yang antar kayu-kayu itu pakai mobil Sampah (mobil DLH), asal kayu itu dari mana saya tidak tahu,” ujar singkat Ilyas, menunjukkan minimnya transparansi di lokasi proyek.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), Ari Djunaidi, yang dikonfirmasi menyatakan belum mengetahui perihal penggunaan mobil dinas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkut material kayu ke lokasi proyek. Kayu tersebut diduga dibawa ke area pembangunan Labkesmas di Pulau Morotai.
“Soal itu saya belum lihat lagi, soalnya tadi saya datang di lokasi proyek sudah sore makanya saya tidak lihat barang masuk. Jadi saya tidak tahu,” kata Ari.
Menyikapi temuan ini, Ari Djunaidi menegaskan akan segera melakukan konfirmasi kepada pihak kontraktor dan para pekerja yang bertugas di Proyek Labkesmas. “Nanti saya konfirmasi mereka,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!