Sejumlah rumah warga juga turut terdampak dalam peristiwa ini. Di antaranya rumah milik Joni Biahimo, Afni Rope, Mardi Posu, Musadk Sibua, Taslim Posu, Sidik Posu, dan Muhajir Siruang.
“Banyak rumah yang terendam banjir. Kami sangat berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini,” tambah Iwan.
Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan serius agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama di area TPU yang seharusnya menjadi tempat yang layak dan tenang bagi warga yang telah meninggal dunia.
Diketahui, hujan deras berlangsung sekitar pukul 14.00 hingga 15.30 WIT, dengan ketinggian air yang menggenang mencapai sekitar 20 cm. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!