Ternate, Maluku Utara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate mengakui bahwa kinerja lembaga legislatif tersebut selama satu tahun pertama pasca-pelantikan pada 17 September 2024 belum berjalan secara maksimal.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (2/10/2025).
Jamian menjelaskan, evaluasi terhadap kinerja selama setahun terakhir tidak hanya ditujukan kepada eksekutif, tetapi juga legislatif. Menurutnya, DPRD adalah bagian integral dari pemerintahan daerah, yang memikul tanggung jawab besar dalam mendorong pertumbuhan di berbagai sektor, termasuk politik, sosial, budaya, dan terutama ekonomi.
“Kalau kita bicara soal kinerja selama satu tahun terakhir sejak pelantikan, saya bisa melihat secara nyata khususnya di Komisi II, yang saya koordinatori masih banyak kelemahan dan kekurangan. Tanggung jawab kami di bidang ekonomi dan keuangan belum dijalankan secara optimal,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!