PSM Kodim 152/Baabullah Resmi Ditutup, Ketua IPSI Malut: Pencak Silat Warisan Leluhur yang Harus Dilestarikan

Jenderal Putranto juga mendorong peserta untuk mensosialisasikan dan mengaplikasikan hasil pelatihan PSM di satuannya masing-masing, sehingga seluruh prajurit Kodam XV/Pattimura memiliki kemampuan beladiri PSM yang seragam.

Sementara Nirwan MT. Ali, Ketua Umum IPSI Maluku Utara, menegaskan pentingnya program bela diri militer yang menggabungkan teknik pencak silat tradisional dengan aspek militer. Menurutnya, Pencak Silat merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan, dan keterlibatan militer dalam olahraga ini sangatlah penting. “Kami dari IPSI menyambut baik kolaborasi ini untuk merealisasikan program tersebut,” katanya.

BACA JUGA  Wabup Morotai Buka Forum BPJS Kesehatan 2026, Perkuat Sinergi JKN-KIS dan Layanan Kesehatan

Dia menambahkan, sejarah membuktikan bahwa Pencak Silat dan Militer tidak dapat dipisahkan dalam tubuh TNI, dimana keduanya berkontribusi dalam perjuangan bangsa untuk kemerdekaan. Diharapkan, Program PSM dapat meningkatkan prestasi pencak silat di kalangan militer serta berkontribusi positif terhadap pengembangan sumber daya manusia di Maluku Utara.

Sebagai bukti komitmen IPSI Maluku Utara, organisasi ini secara resmi mengeluarkan SK pengukuhan kepada Pencak Silat Militer (PSM) di seluruh Kodim dibawah Korem 152 Babullah. Dengan langkah ini, diharapkan PSM dapat memperkuat pengembangan pencak silat di Bumi Moloku Kie Raha, serta memberikan dampak positif bagi generasi muda Maluku Utara. (*RS/Red)

BACA JUGA  TP PKK Morotai Gelar Lomba 10 Program di Enam Kecamatan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah