Merlisa juga menyoroti pentingnya waktu dalam pelaksanaan kegiatan fisik. Beberapa dinas telah mengusulkan permintaan tambahan anggaran, dan ia menekankan perlu adanya percepatan dalam pelaksanaannya.
“Kami perlu melihat progres kegiatan yang sudah berjalan hingga September ini. Menurut penjelasan BPBJ, ada kegiatan yang tendernya sudah hampir mencapai 96 persen, tetapi kami juga menemukan ada dinas yang tendernya masih nol persen,” terang Merlisa.
Di samping itu, Merlisa mencatat bahwa berdasarkan informasi dari Bappeda, ada beberapa kegiatan yang memiliki penyerapan anggaran rendah meskipun telah berjalan di atas 80 persen. Dia mencatat banyak kegiatan seperti di Dinas Perkim yang sedang dipersiapkan, seperti pembebasan lahan untuk sekolah Garuda serta persiapan Pra Popnas di 2026.
Menyikapi pertanyaan mengenai kesiapan proyek fisik yang harus selesai dalam sisa waktu tiga bulan ke depan, Merlisa menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan. “Kami dari Komisi III berkomitmen untuk mengawal dan mengevaluasi setiap persoalan yang ada,” pungkasnya.
Dalam RDP kali ini, beberapa dinas yang hadir antara lain, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (Disperkim). (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!