Pelecehan Seksual Dominasi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Malut

Sofifi, Maluku Utara – Hingga Agustus 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara mencatat sedikitnya ada 144 kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Sesuai laporan yang diterima, yang paling terbesar adalah kasus pelecehan dengan korban terbanyak adalah anak usia di bawah umur.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas P3A Dessy Masita Turuy, mengatakan sesuai laporan yang diterima terdapat tiga daerah yang memiliki kasus tertinggi hingga saat ini.

BACA JUGA  KPK Bakal Datangkan Dokter dari IDI Periksa Kesehatan AGK

“Tercatat yang paling tertinggi itu Kota Ternate, Tidore Kepulauan, dan Halmahera Timur,” ungkap Dessy Masita Turuy, Rabu (20/8/2025).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah