Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mengakui bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah menjadi salah satu faktor utama yang menghambat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Ternate menilai adanya kelalaian dari Wali Kota, M Tauhid Soleman, dalam menempatkan personel yang bertugas di sektor pengelolaan PAD.
Wakil Ketua II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, menyampaikan bahwa pengakuan Wali Kota terkait lemahnya SDM menunjukkan kesadaran akan perlunya pembenahan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD.
“Selama ini kita tahu bahwa realisasi PAD masih jauh dari target dan harapan. Kalau hal ini sudah diakui oleh Wali Kota, maka kami di DPRD tentu berharap ada langkah konkret dan keseriusan dari Pemkot untuk melakukan evaluasi menyeluruh,” kata Jamian kepada Haliyora.id, Rabu (20/8/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!