Ia juga menyerukan keterlibatan aktif Pramuka dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan hidup, seperti penanaman pohon, kebersihan fasilitas umum, serta kampanye hemat energi.
Lebih lanjut, Bupati Rusli mendukung program nasional swasembada dan ketahanan pangan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pembangunan Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto. Menurutnya, Pramuka dari berbagai tingkatan harus ikut serta dalam upaya mewujudkan kemandirian bangsa.
Ia menyebut bahwa Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menjalin kerja sama strategis dengan berbagai lembaga seperti Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Food and Agriculture Organization (FAO), serta mengembangkan pelatihan seperti Training of Trainers (ToT) dan Mobile Training Team (MTT) dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Tak hanya itu, Gerakan Pramuka juga tengah bertransformasi dengan menyesuaikan kurikulum dan sistem pembinaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Program kewirausahaan juga terus digencarkan untuk mencetak wirausahawan muda dari kalangan Pramuka.
“Semua ini adalah kontribusi nyata Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. SDM unggul hanya bisa dibentuk melalui pendidikan karakter yang kuat, dan Pramuka hadir sebagai salah satu komponen penting bangsa dalam mewujudkannya,” katanya.
Bupati Rusli mengajak seluruh elemen bangsa termasuk orang tua, pelaku usaha, mitra pendidikan, dan stakeholder lainnya, untuk bersama-sama memperkuat sinergi dan kolaborasi membangun generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin masa depan.
“Mari jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan bangsa dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!